Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget - Ai En Yu adalah seorang penulis Novel sekaligus seorang blogger, dia sering aktif di Facbook, silahkan KLIK DISINI untuk melihat halamannya. Ai En Yu sudah menulis beberapa novel diantaranya : Novel Hitam, malaikat bersayap patah, Segenggam surga di tangan sahabat dan lain sebagainnya. Ai En Yu sering mengirim Quotes atau kata-kata mutiara di halaman facebooknya. Gabung di halaman Ai En Yu jika ingin mendapatkan quote/kata-kata mutiaranya setiap harinya.
Berikut ini kata-kata Mutiara Ai En Yu yang keren banget, silahkan dilihat :
Duhai hati, jika sudah merasa rendah, lihatlah ke arah bumi, masih banyak orang yang justru jauh lebih tidak beruntung dibanding dirimu. Duhai hati, jika merasa sudah tinggi, lihatlah ke arah langit, masih banyak sekali makhluk yang justru lebiiiih tinggi dibanding dirimu. Duhai hati, hidup ini hakikatnya bersabar dan bersyukur, maka dirimu akan nyaman dan bahagia, tak perduli kita seperti apa, kekurangan kita apa, dan apa yang orang lain kata.
Cara membuat hati kita tenang adalah : Jangan terlalu
berharap. Dalam hal apapun itu, jangan terlalu berharap. Maka, jika tidak
terkabul, kita tidak kecewa. Dan jika justru terkabul, maka hati kita akan
riang tak terkira. Sungguh, cara untuk membuat hati kita tenang adalah : Jangan
terlalu berharap.
“Alam adalah sumber kehidupan. Mau apa saja jabatannya, tidak kaya ataupun miskin, semua makan dari Alam, jika Alam rusak, ikan-ikan kecil sudah tidak ada lagi uang tidak akan berguna sedikitpun, oleh karena itu kita harus menjaga alam, minimal dengan tidak meracuni ikan-ikan itu.”
Ada milyaran orang di dunia. Jika seseorang meninggalkan
kita, akan ada yang baru siap menggantikannya. Perlahan, tapi pasti, rasa hati
akan berganti.
Di dunia maya ini misalnya, banyak yang suka akan sebuah tulisan atau postingan menarik, tapi, ada yang menjadi pembaca saja, tidak like, tidak juga share, hanya suka membacanya saja. Begitu juga di dunia nyata, banyak orang yang sebetulnya jatuh cinta, tapi memilih diam, memandanginya saja, menjadi pecinta dalam diam.
Dulu aku bertanya, "Mengapa Tuhan menciptakan kehidupan
jika harus disakiti?"
Tapi, suatu hari seorang temanku berkata,
"Seandainya kamu adalah Pelukis yang membuat karya itu sebaik mungkin,
lantas apakah lukisan itu akan kamu rusak?"
Aku menggeleng, tentu saja tidak, akan kusimpan
rapi lukisan itu, dan kujaga baik-baik.
Dan temanku melanjutkan, "Begitu juga
dengan Tuhan. Allah menciptakan semuanya, bukan untuk disakiti, tapi untuk
disayang. Allah tidak akan menyakiti karya-Nya sendiri."
Jika pemikiran orang lain berbeda dengan pemikiran diri kita, jangan anggap bahwa dia payah, boleh jadi pemikirannya memang lebih rendah darimu, atau jangan-jangan pemikirannya jauhhhh lebih tinggi dibanding dirimu, hingga tak dapat untuk kamu ikuti.
Hal yang kita anggap buruk sebetulnya baik jika masih dalam
kadarnya. Iri misalnya, jika iri masih dalam kadarnya, kita iri melihat orang
lain dan membuat kita ingin seperti mereka, lantas kita terus berusaha maju
dengan kemampuan kita, iri seperti ini justru baik, tapi jika berlebihan, rasa
iri akan membuat sakit diri sendiri, bukannya kemajuan yang didapatkan, tapi
justru kemunduran. Sedih juga, jika masih dalam kadarnya, sedih justru baik,
membuat kita sejenak berhenti untuk memikirkan dunia selalu, lantas kita akan
lebih dekat dengan Tuhan untuk meminta pertolongannya, membuat kita lebih jauh
manusiawi, tapi jika sudah berlebihan, sedih malah membuat kita terjerumus ke
jalan yang salah, jalan sesat. Dan semua hal buruk lainnya. Sejatinya, banyak
sekali hal buruk akan menjadi baik jika masih dalam kadarnya, tidak
berlebih-lebihan.
Setidaknya aku tidak menganggu hidupmu, tidak juga merugikan dirimu. Jadi, terserah aku melakukan apa saja, bukan urusanmu ini kan?
Tetaplah kuat dengan masalah kita. Jangan menyerah. Bukankah
semua orang juga punya masalah. Allah selalu ada untuk membantu kita.
Mengapa aku suka bintang? karena bintang itu selalu ramah pada bulan, tidak memandang perbedaan, dan selalu pandai menghilangkan kesepian dari gelapnya malam. Maka, jika ingin melihat bintang di bumi ini, lihatlah ke arah sahabat kita, merekalah yang disebut bintang.
*Fotret ibunda
.
Waktu menggulung segalanya
Menyapu bersih memori kenangan
Gerak-gerik semua jiwa
Syukurlah, satu penemuan mampu menghentikannya
Membuat gerakan terhenti, mampu untuk dikenang
FOTRET
Fotret kenangan membawa ingatan
Sesosok wanita hebat terpampang di dalamnya
Aku tersenyum, terbesit rindu di dada
Ibu tersenyum di sana
Di dalam sebuah fotret lama
Sungguh, rindu tak terkira pada ibunda
Bangga jadi buah hatinya
Cinta dan do'a tercurah selalu untukmu, ibunda.
- Ai En Yu
Pernah aku bertanya, Mengapa Tuhan menciptakan Cinta jika harus merasakan sakit? Mengapa harus menciptakan manusia jika harus disiksa? Mengapa harus menciptakan kehidupan jika harus menderita?Aku kurang tahu persis jawabannya. Namun, boleh jadi Tuhan sudah menyiapkan banyak jawaban atas pertanyaan tersebut. Misalnya, lihat saja emas, bagaimana prosesnya hingga bisa berubah menjadi begitu berharga? Melalui proses panjang yang menyakitkan. Mungkin begitu juga dengan hidup, rasa sakit adalah proses pembentukan untuk makhluk agar menjadi lebih berharga, dan agar pantas untuk ditempatkan di surga nantinya.
Jangan-jangan di jaman sekarang mudah sekali kita mendapatkan
pahala, di internet ini misalnya, kita kirim satu informasi/tulisan bermanfaat,
tulisan untuk menyemangati orang lain, tulisan untuk menghibur orang lain,
lantas orang-orang mensharingnya, dan terus membacanya, selama itu pula pahala
akan masuk ke diri kita. Pun kita yang mensharingnya, ikut membagikan
informasi/tulisan bermanfaat ke teman kita dari tulisan orang lain, kita juga
akan ikut dapat pahala karenanya. Sialnya, begitu pula dengan dosa,
jangan-jangan gampang sekali kita mendapatkan dosa di jaman sekarang, misalnya
kita menyebarkan informasi hoax, informasi fitnah, menjelek-jelekkan seseorang,
meskipun bukan kita yang menulis, kita hanya menyebarkannya saja, jangan-jangan
kita juga mendapat dosanya, terus mengalir, terus mengalir, dan terus mengalir.
Mengerikan sekali.
.
Jangan-jangan memang sekarang gampang sekali
mendapatkan pahala, cukup sebarkan informasi bermanfaat, tulisan2 baik. Dan
berlaku pula sebaliknya.
Mungkin begitu?
Melupakan masalalu sebetulnya mustahil, tidak akan bisa. Namun kita selalu dapat menyibukkan pikiran dengan hal-hal lain, memikirkan yang lebih baik dipikirkan dibanding masalalu. Meskipun sesekali masalalu pasti akan hadir kembali dalam ingatan, tidak masalah, yang penting kita tidak terpuruk di sana dan berbahagia menikmati hari ini.
Tertawa mencairkan suasana, dalam kondisi apapun, tertawa
mampu membuat suasana lebih indah.
Bintang itu indah, selalu membuat jatuh cinta saat memandanginya, sayangnya bintang tidak bisa digapai untuk dimiliki. Bintang mengajariku bahwasannya yang indah dan kita sukai terkadang cukup diperhatikan, tanpa harus dimiliki. (Aku, kamu, cinta dan impian.)
Ceritakan aku tentang kisah pohon yang selalu dilempari tapi
membalasnya dengan buah-buahan, memberi angin segar. Aku ingin seperti pohon
itu.
.
Ceritakan aku tentang kisah bumi yang selalu
diinjak-injak, diludahi, disakiti, tapi membalas dengan tetap sabar dan
memberikan perlindungan. Aku ingin menjadi seperti bumi.
.
Ceritakan aku tentang kisah Rasulullah dimana ia
selalu menyuapi seorang pengemis buta yang selalu menjelek2an beliau, tapi
Rasulullah tetap sabar berbaik hati kepadanya. Aku ingin meniru teladan
Rasulullah.
.
Sungguh, betapa mulia. Dapatkah diri ini
mengikuti kesabaran layaknya mereka?
Hati kita sejatinya bukan milik kita, melainkan milik Allah. Jadi, tak perlu risau jika hati kita disakiti, pemiliknya lah yang akan membalasnya, juga tak perlu mencari perlindungan ke siapa-siapa jika hati kita disakiti, cukup Allah saja.
Ingatlah, dulu kau
membenci, kenapa sekarang malah merindu?
Jika di langit, kau ibarat butiran bintang.Jika di taman, kau ibarat kumpulan kembang.Jika di laut, kau ibarat ikan dan juga terumbu karang.Yah, kamu ibarat semua itu. Selalu menyenangkan melihat langit berhias bintang, selalu menyenangkan memandangi taman dipenuhi kembang, selalu menyenangkan berenang melihat ikan dan terumbu karang, begitulah menurutku tentang dirimu, kehadiranmu membuat segalanya jauh lebih menyenangkan.
Cinta kadangkala
dapat menjelma menjadi bawang, sekali teriris, selalu ampuh membuat air mata
berjatuhan.
Pernah aku merasa seakan hendak menangis, tapi entah apa penyebabnya, aku hanya sekedar ingin menangis, tanpa mengerti alasannya.
Terimakasih untuk
senyumannya, rasanya manis, cukup membuat hari-hariku ikut terasa manis.
Ada masanya yang kau sakiti hari ini akan melambaikan tangan ke arahmu dan berkata, “Hai, masih ingat aku? Aku sekarang sudah lebih tangguh, lho.”
Ah, lebih baik menghadapi seseorang yang nampak bencinya,
dikatakan langsung, meskipun melukai hati, setidaknya kita sudah tahu jika dia
membenci kita, daripada menghadapi seseorang yang mengenakan topeng, terlihat
baik di depan kita, nyatanya menjelek2an di belakang kita, yang ini justru
sebenarnya lebih melukai hati.
Bersaing? Entahlah, untuk apa aku bersaing? Untuk lebih baik dari orang lain? Untuk lebih hebat dari orang lain? Memangnya perlu? Entahlah. Menurutku tidak perlu, hanya merepotkan diri sendiri. Lebih baik aku sibuk bersaing dari diriku yang kemarin, untuk lebih baik di hari ini, untuk lebih maju dari diriku kemarin. Lebih baik begitu saja menurutku.
Luka yang tergores di hatimu hari ini, boleh jadi adalah
hasil dari luka yang pernah kau goreskan ke hati seseorang sebelumnya.
Hati-hati. Yang mendatangkan senyuman juga bisa mendatangkan tangisan. Jika hati mulai menautkan perasaan, sekedarnya saja, jangan sampai berlebihan.
Ibarat sebuah Virus yang mampu berkembang dengan sendirinya,
merambat pesat kemana-mana, tanpa ampun, menyerang korbannya, begitu juga
dengan senyumanmu. Hari itu kau datang menebarkan senyuman. Seakan ada serbuk
virus berhamburan di dalam otak ini, senyuman itu seketika terus terpampang
dalam ingatan. Parahnya, tidak seperti Virus yang ada obat penawarnya, senyummu
tidak demikian, tidak ada penawarnya yang mampu menghilangkannya dalam ingatan,
kecuali melihat senyumanmu itu lagi.
Aku rindu padamu, teman. Masa dimana kita berkumpul, bermain, bercanda dan tertawa bersama, riang tak terkira. Berlari-lari, bermain layang-layang, memancing, berpetualang. Menyenangkan sekali waktu itu, bukan? Kapankah kita bisa seperti itu lagi, teman?
Jika kita memang suka pada seseorang, mau semua orang
menjelek2annya, bilang ini itu, kita akan tetap berdiri kukuh, tetap
menyukainya. Karena, boleh jadi, kita bisa melihat sesuatu yang menyenangkan
dari seseorang tersebut, dimana orang lain tak mampu melihatnya. Kita
kenal persis dirinya seperti apa.
Angin membalut perasaan kita.Langit merekam tentang kita.Bumi merasakan rindu kita.Dan, Mereka membuktikan bahwa sejauh apapun jarak, sejatinya kita tak pernah berpisah, jiwa kita selalu bersatu. Di bumi, langit dan udara yang satu.- Ai En Yu
Berbicara besar-besaran untuk dipandang hanya akan menjadi beban untuk dirimu sendiri,
membuat pikiran pusing berkepanjangan, dengan bicara demikian, kita akan sibuk
untuk membuktikan bahwa kita itu hebat, keren dan wow. Tidak ada yang paling
direpotkan kecuali dirimu sendiri.
Terlebih lagi, jika yang kita bicarakan hanya omongan kosong melompong,
tidak ada isinya, maka akan semakin menjadi beban untuk kita, kita
dipermalukan, ditertawakan, dianggap pembual dan lebih parahnya dijauhi orang2.
Itulah mengapa, orang yang sejatinya memang keren, dia tidak akan membicarakan
bahwa dia keren, cukup dengan apa yang diperbuat, orang-orang akan tahu bahwa
sebenarnya dia itu memang betulan keren.
Mengapa kita kesepian? Jangan-jangan karena kita terlampau erat menutup pintu hati untuk menghalau orang-orang mendekati.
Menangislah, dan keluhkan semua masalahmu kepada Tuhan dalam
sujudmu. Dengan demikian, semoga Tuhan memeluk dan menenangkan.
Tiru, copas, ikuti cahaya orang2 yg pengen kamu tiru maka sedikit demi sedikit kamu jga bisa memiliki cahaya tsb .. Bahkan lbh terang .
Aku pikir aku tidak akan bisa hidup tanpamu. Rupanya salah,
aku baik-baik saja, malah sekarang sudah sangat bahagia. Meskipun awalnya
sedikit susah payah, tapi waktu ampuh mengobatinya. Rasanya legah.
Sesungguhnya aku menanti kabar darimu, tapi malu untuk mengawali. Sesungguhnya aku ingin disapa olehmu, tapi malu untuk mengawali. Sesungguhnya aku ingin berada di dekatmu, tapi malu untuk mengawali.
Kamu datang kepadaku dan memberitahu bahwa kamu harus pergi.
Aku tersenyum, mengangguk dan berkata “Pergilah, jika memang itu sudah
keputusanmu. Kejarlah apa yang harusnya kamu kejar. Aku mendoakan agar kau bahagia.”
Tapi sejujurnya hati ini menangis, meronta, ingin berkata, “Tolong, jangan
pergi. Bahkan untuk membayangkan tanpa dirimu saja aku tidak sanggup, aku pasti
akan kesepian tanpa dirimu.”
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
![]() |
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget |
Narsisme adalah uap candu yang memberi ilusi ke dalam pikiran
seolah setiap sorot mata mengarah ke arahmu, juga menghilangkan akal sehat
untuk mengontrol pikiranmu agar kamu berlagak sok keren, sok oke.
.
Padahal nyatanya, jangan-jangan yang melihat
kamu seolah melihat topeng mony....(tittttttt)
“Semakin banyak pengetahuan kita, semakin kita akan merasa diri kita masih belum ada apa2nya, masih seujung kuku. Nah, jika ada yang menganggap dirinya sudah paling hebat, paling top markotop, artinya, pengetahuannya masih cetek, bung.” Jika kita menganggap bumi yang kita tinggali ini adalah planet terbesar misalnya, itu artinya pengetahuan kita ini masih begitu minim, karena rupanya planet diluar sana sangat banyak yang lebih besar dibanding bumi : Jupiter 1000x lebih besar dibanding bumi, matahari 1 juta lebih besar dibanding bumi, dan masih banyak lagi yang lebih besar dari matahari – itu hanya sebagai contoh saja. Artinya apa? Artinya, jika kita sombong, congkak, bangga sekali dengan kelebihan yang kita miliki, merasa diri kita berada di tingkat pertama di dunia ini, menandakan kita masih begitu kecil, kosong melompong, belum pernah melihat ke atas sana.
Jangan suka ikut campur dengan urusan orang lain, memangnya
kamu mau kalau setiap urusan kamu dicampuri? Kalau tidak, begitu juga orang
lain. Tapi jika kamu mau setiap urusanmu dicampuri, beda cerita, yang ini aku
sungguh tidak mengerti
:D
Semua orang yang terlihat bahagia, pasti ada kesedihannya masing-masing, punya masalah masing-masing. Bukan maksud untuk bahagia jika mengetahui kesedihan ataupun masalah mereka, tapi agar kita menyadari bahwa bukan hanya kita yang dirundung banyak masalah, tapi semuanya.
Cinta yang tak terbalaskan, pasti akan dibalas dengan cinta
yang lain.
Setidaknya dengan kita berkata “Yah. Aku kuat, aku baik-baik saja.” Meskipun kita sebetulnya sudah tidak sanggup lagi untuk bertahan, semoga betul dapat menyerap hawa-hawa positif ke dalam diri untuk menumbuhkan kebahagiaan dan kelegaaan tersendiri di hati ini.
Ada waktunya kita akan bahagia, ada waktunya kita akan
bersedih, ada waktunya kita merasakan kesepian, ada waktunya kita akan
merasakan hati berbunga-bunga, ada waktunya kita sakit hati, ada waktunya
kita bosan, ada waktunya kita semangat. Dan segala macamnya. Semua ada
waktunya.
Dulu, kita merasa dunia milik kita berdua. Sekarang kita
berjalan saling menjauh, seakan tidak ada tempat untuk kita di dunia. Jarak tak
hanya memisahkan tubuh, tapi juga membuat hati kian retak. Langitpun tahu,
bahwa aku rindu, hingga awan-awan acapkali singgah di dalam mimpiku dan
menghadirkan dirimu di atasnya. Kau tersenyum lantas melambaikan tangan,
mengajak aku untuk naik bersamamu di atas awan putih itu.
“Seperti matahari, begitulah seharusnya cinta. Sinarnya membuat makhluk menggigil terasa menjadi hangat. Datang dengan indah dalam balutan Sunrise, pergi juga dengan indah dalam balutan Sunset. Membuat tersenyum tak hanya kala ia datang, tapi kala ia pergi. Matahari tidak mau pergi untuk menimbulkan luka insan yang ditinggalkan, tapi ia pergi dengan tersenyum untuk mengukir banyak kenangan indah untuk dikenang. Hari ini matahari pergi, esok akan datang kembali, begitulah seharusnya cinta.” Ping berkata dengan kata datar dan ekpresinya yang juga datar, menatap ke arah sunset. Rambut putihnya menari-nari ditiup angin pantai. Kami semua menoleh ke arahnya, terlihat setetes air mata jatuh di balik kelopak matanya. (Di balik pelangi)
Yang meminta maaf adalah si Pemberani, yang memaafkan adalah
si tangguh. Dua-duanya sama-sama hebat.
Nyelekit itu saat kita sudah janjian, kita sudah mandi, sudah bersiap2, sudah menunggu lamaaaaa bangeeet, eh, tiba2 dapat kabar "Gak Jadi."Itu nyelekit banget. Kalau ada lehernya, pasti dicekek -,-'
Yang tadinya sering ngobrol, tertawa bareng, bercanda
bareng, seru2an bareng, jalan2 bareng, dsb. Lantas, Boom, tiba2 kita berpisah,
tidak ada kabar lagi, tidak saling sapa lagi, tidak bisa seperti dulu lagi,
rasanya seperti setengah hidup kita hilang. Maka, tak ada cara lain untuk kita
lakukan selain : sabar. Tuhan akan menyiapkan hal2 baru, dan mulai kembali mengisi
hidup kita dengan seseorang yang baru, perlahan, hidup kita akan utuh kembali.
Memang susah menghadapi perubahan, berat, bahkan seringkali menyakitkan. Tak mengapa, kita hanya butuh waktu, segalanya akan berproses, dan segala bentuk perubahan semoga akan mampu kita hadapi.
Ada dua hal buruk yang akan kamu dapatkan saat 'kepo' :
1. Kamu tahu rahasia jelek orang yang kamu
kepoin, tapi, saat dia tahu kamu kepo tentang hidupnya, dia akan marah. Dan
kalian akan bertengkar.
2. Kamu akan tahu hal menyenangkan dalam
hidupnya. Sayangnya, kamu harus kuat-kuat hati, untuk tidak iri sama
kebahagiaanya, untuk tidak sakit hati melihat dia bahagia.
.
Intinya, mending. Jangan suka kepo, deh.
.
.
.
Demikianlah kata-kata Mutiara Ai En Yu yang keren banget. Jangan lupa baca Kata-kata Mutiara sebelumnya : Kata-Kata Mutiara Novel Dunia Sophie Karya Jostein Gaarder
Nantikan terus kata-kata mutiara keren hanya di Blog Kata-kata Mutiara Lintang Empat lawang.
0 Response to "Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget"
Post a Comment
Tolong berkomentar sesuai kata-kata mutiara di atas, jangan melakukan spam. Terima kasih..