loading...
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Mewakili Perasaan

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Mewakili Perasaan


20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Mewakili Perasaan Ai En Yu adalah seorang penulis novel dan juga seorang blogger, kamu bisa lihat halaman facebooknya DISINI.

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Mewakili Perasaan
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Mewakili Perasaan


Berikut 20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu yang Mewakili perasaan. Silahkan dibaca :

1. Sesungguhnya aku menanti kabar darimu, tapi malu untuk mengawali. Sesungguhnya aku ingin disapa olehmu, tapi malu untuk mengawali. Sesungguhnya aku ingin berada di dekatmu, tapi malu untuk mengawali.

2. Aku pikir aku tidak akan bisa hidup tanpamu. Rupanya salah, aku baik-baik saja, malah sekarang sudah sangat bahagia. Meskipun awalnya sedikit susah payah, tapi waktu ampuh mengobatinya. Rasanya legah.

3. Sesungguhnya aku menanti kabar darimu, tapi malu untuk mengawali. Sesungguhnya aku ingin disapa olehmu, tapi malu untuk mengawali. Sesungguhnya aku ingin berada di dekatmu, tapi malu untuk mengawali.

4. Dulu, kita merasa dunia milik kita berdua. Sekarang kita berjalan saling menjauh, seakan tidak ada tempat untuk kita di dunia. Jarak tak hanya memisahkan tubuh, tapi juga membuat hati kian retak. Langitpun tahu, bahwa aku rindu, hingga awan-awan acapkali singgah di dalam mimpiku dan menghadirkan dirimu di atasnya. Kau tersenyum lantas melambaikan tangan, mengajak aku untuk naik bersamamu di atas awan putih itu. 

5. Aku tahu, seiring waktu, aku akan biasa hidup tanpa dirimu ketika kita berpisah. Tapi, entah mengapa, aku takut jika waktu malah akan membuat kamu terbiasa hidup tanpa diriku. Aku tahu aku egois memang, aku hanya ingin kamu tidak terbiasa hidup tanpa diriku. Yah, aku egois sekali, kan?

6. Aku pikir hujan turun. Ah, rupanya airmataku yang jatuh. Bibirku berusaha tersenyum, tapi airmatanya tidak berhenti menetes.

7. Kau menoleh ke arah lain, bola mataku memandangimu. Kau menoleh ke arahku, bola mataku memandang ke arah lain. Yah, akulah si pecinta dalam diam dihidupmu.

8. Saat kau berbahagia bersama orang lain, sebetulnya hati ini justru sebaliknya, terasa begitu sakit. Tapi aku tidak boleh egois, aku akan berusaha untuk melepaskanmu. Berbahagialah dengannya, mungkin memang dia yang lebih baik untukmu. Jangan lagi menoleh, biarkan aku disini, memandang langit gelap yang sebentar lagi meneteskan tangisannya.

9. Aku tahu kamu pernah menjadi seolah manusia paling bodoh di dunia ini disebabkan oleh cinta? Kamu sibuk memikirkan dia, sibuk menangisi dia, selalu sibuk ingin mendapat perhatian dari dirinya. Aku tahu itu, karena aku juga sama.

10. Kau tahu, aku pintar akting. Meskipun sedih, aku bisa tersenyum bahagia di depan banyak orang, meskipun banyak masalah, aku bisa tampil seolah hidup tanpa beban di depan banyak orang. Dan kau tahu apa yang lebih spesial lagi? Saat aku suka dengan seseorang, aku bisa tampil seolah perasaan itu tidak ada sama sekali, tertutupi dengan sempurna. Siapa yang begini?

LIKE FP AI EN YU DISINI.



20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Mewakili Perasaan
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Mewakili Perasaan


11. Jika ingin pergi, tolong pergilah dengan suatu alasan. Karena, hei, betapa sakitnya ditinggalkan tanpa sebuah alasan.

12. Aku tahu kamu berusaha tampil bahagia untuk membuatku tidak sedih, tapi, aku lebih suka kamu mengatakan segalanya. Biar rasa sedih kita tanggung bersama-sama.

13. Cinta memang begitu, kadang ada yang datang lantas melukai, kadang juga ada yang datang lantas menyembukan.

14. Aku bagaikan seekor pungguk yang merindukan bulan. Meskipun perasaan itu teramat besar, tapi nampak seolah mustahil untuk mendapatkannya. Hanya angan-angan semata. – Kau, Aku, Cinta dan Impian.

15. Yang paling menyakitkan adalah ketika kita jatuh cinta pada orang yang sampai kapanpun tidak akan bisa kita miliki.

16. Sedih, tersenyum.
Marah, tersenyum.
Capek, tersenyum.
Banyak masalah, tersenyum.
Wanita kuat melakukannya.

17. Maaf, tapi aku tidak akan berkata “Hidupku mati tanpa dirimu,” tapi dengan adanya dirimu “Hidupku akan lebih berwarna,” itu saja.

18. Ada kalanya seseorang pergi, untuk sebenarnya membuktikan betapa rasa sayang dan perdulinya sangatlah besar. Terlampau pesimis, takut sekali jika kehadirannya menjadi 'sumber derita' untuk seseorang yang ia kasihi, seseorang yang dekat dengan dirinya.

19. Tingkah laku seseorang yang suka iseng, menyebalkan, terkadang bisa menjadi tingkah laku yang sangat merindukan. Kita jadi rindu tingkah isengnya, kita jadi rindu sikap menyebalkannya.

20. Ingin bercerita akan masalah, tapi tak berani membagikannya ke siapa-siapa. Takut dicelah. Lantas kau hanya mampu berderai air mata. Itulah yang dinamakan putus asa. Tapi kita lupa satu hal, Allah selalu mendengarkan.

LIKE FP AI EN YU DISINI.

Demikianlah kata-kata mutiara Ai En Yu yang mewakili perasaan. Baca juga kata-kata mutiara sebelumnya : 20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kadang Yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik adalah ... Dan nantikan terus kata-Kata mutiara keren lainnya hanya di Blog kata-kata mutiara lintang empat lawang.
Read More
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kadang Yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik adalah ...

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kadang Yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik adalah ...

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Ai En Yu adalah seorang penulis novel dan juga seorang blogger, kamu bisa lihat halaman facebooknya disini.

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kadang Yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik adalah ...
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kadang Yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik adalah ...


Berikut 20 Kata-kata Mutiara Ai En Yu :


1. Kadang yang membuat seseorang terlihat lebih menarik, bukan karena pakainnya yg keren, bukan gayanya yang modis, melainkan karena hal sepele, yaitu senyuman yg tulus.

2. Ada kalanya seseorang pergi, untuk sebenarnya membuktikan betapa rasa sayang dan perdulinya sangatlah besar. Terlampau pesimis, takut sekali jika kehadirannya menjadi 'sumber derita' untuk seseorang yang ia kasihi, seseorang yang dekat dengan dirinya.

3. Nah, karena tengah puasa, semoga kebiasaan seseorang yang 'suka makan teman' juga dihentikan kebiasaanya. Hingga selesai bulan ramadhan, kebiasaan itu dihentikan sama sekali.

4. Tingkah laku seseorang yang suka iseng, menyebalkan, terkadang bisa menjadi tingkah laku yang sangat merindukan. Kita jadi rindu tingkah isengnya, kita jadi rindu sikap menyebalkannya.

5. Jika tidak ada orang yang memahami, tak mengapa, kita bisa memahami diri sendiri.
Jika tidak ada orang yang memotivasi, tak mengapa, kita bisa memotivasi diri sendiri.
Jika tidak ada orang yang memberi perhatian kepada kita, tak mengapa, kita bisa memperhatikan diri kita sendiri.
Jika tak ada orang yang menyayangi kita, tak mengapa, kita bisa menyayangi diri sendiri.
Itulah sebabnya, ayo jadi motivator terbaik untuk diri sendiri, terus mengumpulkan kekuatan agar bisa terus bertahan, terus berusaha untuk menjadi kuat, terus serap hal-hal baik untuk bisa berbahagia. Karena tidak akan selalu ada orang yang bisa memberikan yang kita inginkan, tidak selalu ada orang yang bisa membuat kita bahagia. Tapi ketahuilah, sejatinya kita tidak akan pernah sendirian, selalu ada Tuhan yang siap menjadi teman untuk semua hamba-hamba-Nya. Sungguh, kita tidak akan pernah sendirian.

6. Aku bukanlah orang yang sempurna, jadi jangan heran jika suatu saat aku melakukan kesalahan.
Aku bukanlah orang yang hebat, jadi jangan kecewa jika suatu saat kau melihat aku menjadi pecundang.
Aku bukanlah orang yang jenius, jadi jangan kaget jika suatu saat aku melakukan kebodohan.
Aku bukanlah orang yang bijak, jadi mungkin saja suatu saat akan menentang kebaikan.
Aku setuju dengan lagu itu, ‘Aku hanya manusia yang tak luput dari salah’. Jadi jangan didewakan.
(Berlaku untuk semua orang. Pun, jangan heran jika suatu saat seseorang yang kita kagumi malah melakukan hal yang tidak benar menurut versi kita)

7. Ingin bercerita akan masalah, tapi tak berani membagikannya ke siapa-siapa. Takut dicelah. Lantas kau hanya mampu berderai air mata. Itulah yang dinamakan putus asa. Tapi kita lupa satu hal, Allah selalu mendengarkan.

8. Jangan cengengesan, cekikikan, kalau ada yg ngegombal. Tidak usah bangga dengan hal tersebut. Justru harus hati-hati dan lagi, jangan-jangan dia memang hobi buat orang kegeeran.

9. Terorisme mungkin saja terjadi karena ‘Keyakinan’ yang tinggi akan perbuatan mereka. Yakin sekali bahwa perbuatan mereka itu adalah perbuatan benar, maka, jika seseorang tersebut sudah mempunyai keyakinan tinggi akan hal tersebut, akan sangat susah menghentikannya. Ayo, lawan terorisme dengan menentang keyakinan tersebut. Sebarkan keyakinan bahwa terorisme bukanlah tindakan benar, melainkan tindakan tercela, tindakan yang sangat jahat, dan bertentangan dengan nilai manusiawi, apalagi masalah agama.  Sebarkan sebanyak-banyaknya, hingga keyakinan bahwa ‘terorisme bukanlah tindakan yang benar’ akan terus meluas dan meluas. Mungkin dengan hal ini kita tidak bisa mencegah terror yang akan datang, tapi kita bisa meminimalisirkan akan terjadinya terorisme kembali.

10. Kita bisa menilai seseorang, memberi ranking 0 dari harusnya ranking 10 paling sempurna. Kita juga bisa berpendapat tentang seseorang, mengatakan bahwa ‘ia sangat bodoh’, ‘suka melakukan hal yang tidak berguna’, ‘sampah masyarakat’.
Tapi, sesungguhnya kita tidak paham persis tentang kehidupan orang lain yang jelas bukan kita menjalaninya. Apa yang sebenarnya ia lakukan. Hal apa yang telah ia kerjakan. Dan ‘alasan’ apa dibalik semua hal yang ia perbuat. Kita tidak akan pernah tahu.
Jadi, berhenti menilai seseorang, berhenti berpendapat tentang seseorang, dan berhenti ikut campur tentang kehidupan orang lain. Kita hanya bisa menilai, tapi kita tidak tahu kehidupan persisnya seperti apa.
Dan untuk yang tengah menjadi korban penilaian, komentar dan anggapan seseorang ini. Tetap kuatkan hati, perbanyak do’a, lewati pintu ‘hujatan’ itu, semoga langkah kita selanjutnya bisa bertemu dengan pintu keindahan.

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kadang Yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik adalah ...
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kadang Yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik adalah ...


11. Ah, ada banyak sekali aktris dan aktor papan atas di dunia ini. Hampir semuanya malah, mereka tersenyum ceria, tertawa terbahak di depan banyak orang, akting seolah tidak ada masalah apapun. Matanya seolah tengah menangis di dalam air dengan bibir mengembang, tidak terlihat air matanya, nampak senyumannya. Memang, banyak sekali aktris dan aktor papan atas di dunia ini, hampir semuanya malah.

12. Kita banyak mengucap terimakasih ke orang lain, tapi pernahkah kita berterimakasih kepada diri sendiri. Terimakasih karena sudah menjadi teman terbaik, terimakasih karena sudah menjadi motivator terbaik, terimakasih karena sudah berjuang dengan baik. Ada baiknya, sesekali kita mengucapkan terimakasih kepada diri sendiri.

13. Rasa rindu itu terkadang simpel, kita rindu untuk tidur dipangkuan ibu, seperti kala kecil dulu
Kesedihan sama seperti rumput, jika kita biarkan ia akan terus tumbuh, semakin banyak, meraja rela, menjadi semak rimbun. Teruslah pangkas rumput itu, pangkas rasa sedihnya, lantas bergegas letakkan tanaman bermanfaat, sebuah harapan, sebuah pemahaman baik (bahwa selalu ada hal indah dibalik tidak indahnya perasaan). Maka harapan dan pemahaman baik tersebut akan terus tumbuh, mempersempit ruang untuk rumput atau rasa sedih itu semakin berkembang.

14. Manusia itu kadangkala tidak tahu diri sekali. Saat senang, kita lupa, ingin rasanya hidup selama-lamanya, lupa ibadah, lupa pada Tuhannya. Tapi saat sedih, seketika kita langsung ingat pada Tuhan, menganggap seolah hidup kita tidak ada bahagianya sama sekali, lantas bertanya “kenapa aku menanggung derita ini?”, lah, saat bahagia pernahkah kita bertanya “Kenapa aku menanggung kebahagiaan ini? Ini sama sekali tidak adil.”

15. Ada sebagian hal yang kita tidak perlu tahu, tidak perlu mengenal, dan tidak perlu menoleh ke arah sana, jika hanya akan menyakiti hati.

16. Setiap dari kita mempunyai kesenangan masing-masing yang bisa dijalani. Jadi jangan rusak kesenangan kita dengan iri atas kesenangan orang lain.

17. Tetaplah berdiri kawan, meskipun hidup sedemikian menakutkan. 
Tetaplah tersenyum kawan, meskipun banyak kata-kata dari luar terdengar meyakitkan.
Tetaplah bertahan kawan, meskipun kita sudah salah mengambil keputusan.
Tetaplah yakin kawan, meskipun belum menemui titik terang.
Tetaplah berdoa kawan, Maka kita akan selalu dibantu Tuhan.


18. Pengetahuan itu terkadang menyakitkan. Lihatlah, banyak orang yang menyesal, sakit hatinya setelah mengetahui sesuatu. Terlebih lagi sesuatu itu tidak ia harapkan sama sekali.

19. Meskipun menyebalkan, membuat perih telinga, bikin Ilfeel, pusing mendengarnya, nasehat tetap dibutuhkan, terutama nasehat agama, wajib sekali. Semakin maju sebuah jaman, maka boleh jadi nasehat-nasehat lama, nasehat-nasehat dulu, nasehat agama semakin diperlukan. Tetaplah pegang teguh semua nasehat baik. ibarat sebuah jembatan, itu adalah pegangan untuk kita berjalan.
Yang paling aku benci dari pertemuan adalah perpisahan. Tapi itulah hidup, mungkin kita akan di pertemukan dengan kebahagian yg lain.

20. Jadilah motivator terbaik. Bukan untuk siapa-siapa, minimal untuk dirimu sendiri.

Demikianlah 20 kata-kata mutiara Ai En Yu. JANGAN lupa baca juga kata-kata mutiara sebelumnya : 20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak bisa menyuruh orang berhenti ...
Read More
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak bisa menyuruh orang berhenti ...

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak bisa menyuruh orang berhenti ...

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak bisa menyuruh orang berhenti ... - Ai En Yu adalah seorang penulis novel dan juga seorang blogger, kamu bisa lihat halaman facebooknya disini.

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak bisa menyuruh orang berhenti ...
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak bisa menyuruh orang berhenti ...


Berikut ini 20 kata-kata Mutiara Ai En Yu, diantaranya tentang membanding-bandingkan :


1. Kita tidak bisa menyuruh banyak orang ‘Hei hentikan membanding-bandingkanku dengan dirinya, cukup.’ Tapi sejatinya, kita bisa terus mengolah pikiran ‘Memang kita berbeda, tapi dia punya kelebihan, aku juga punya kelebihan.’ Maka dengan demikian, semoga tidak ada rasa sebal, sakit hati, rendah diri, untuk skala perbandingan.

2. Hari ini kita berbohong ke orang lain, esok hari orang lain membohongi kita. Hari ini kita jujur ke orang lain, besok-besok orang lain akan dengan senang hati berkata jujur kepada kita.

3. Kita bisa saja mengulangi kesalahan terus, terus dan terus ke siapapun juga, lebih-lebih ke teman. Mereka juga bisa saja dengan enteng memaafkan. Tapi ingat satu hal, ‘jangan-jangan kesabaran orang lain ada batasnya’, tiga kali kita terus melakukan kesalahan yang sama karena disengaja, maka siap-siap katakan selamat tinggal ‘Kawan’ dan selamat datang ‘musuh baru.’

4. Rasa manis lebih terasa manis saat kita baru selesai mengenyam rasa pahit. Bukankah demikian? Jadi, katakan ‘No problemo’ untuk rasa pahit yang kita rasakan hari ini, untuk kemudian kita akan menikmati sejatinya rasa manis dalam kehidupan.

5. Mengapa kita gelisah? Sst, jangan-jangan karena hawa negatif yang dituruti.
Mengapa kita sedih? Sst, jangan-jangan karena terlalu memikirkan ‘apa kata orang lain’ terhadap kita.
Mengapa kita kecewa? Ssst, jangan-jangan karena kita saja yang terlalu berlebihan berharap akan segalanya.

6. Kita bisa saja mengatur rencana dari A hingga Z, tapi tetap saja yang menentukan adalah Allah. Ini nasehat yang klasik sekali, tapi tetap saja baik untuk kita pikirkan bahwa ‘ketahuilah kawan, Allah yang menulis skenario hidup kita, jadi ia tahu mana yang lebih baik untuk diri kita. Jangan pernah diragukan.’

7. Ah, boleh jadi cara membuat orang lain suka kepada kita adalah simpel sekali : Cukup dengan tampil apa adanya, tidak usah neko-neko, terlebih pamer segala macam, eh uala dala, siapa sih di dunia ini yang suka dengan orang yang hobi pamer?

8. Banyak hati kecewa hanya karena ditipu oleh gombalan belaka. Lupa diri karena menenggak gombalan, lantas termehek-mehek karena ternyata rasanya tidak semanis  kata-katanya.

9. Selalu ada resiko, termasuk pula perasaan. Semakin kita erat menitipkan perasaan ke seseorang, siap-siap perasaan ditarik paksa oleh dia yang disebut ‘seseorang.’

10. Mengapa Tulang kita diciptakan sama, warna sama, dan bentuk yang sama? Juga mengapa pula darah kita juga sama, sama-sama merah, tidak ada yang kuning, hijau, kelabu? Tentu saja, untuk mensamaratakan, jadi kita benar-benar tidak sadar diri jika menyimpan sifat suka merendahkan, sungguh tidak tahu diri.

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak bisa menyuruh orang berhenti ...
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak bisa menyuruh orang berhenti ...


11. Ada banyak hal yang akan kita ketahui sejatinya seperti apa saat kita melihatnya langsung dan tidak hanya mendengar dari perkataan orang lain semata. (dibalik bayang)

12. Atas segala kebaikan yang telah diberikan orang lain kepada kita, mungkin kita tidak bisa membalasnya, tapi doa terbaik akan kita panjatkan untuknya, Allah akan segera membalasnya. Itu juga berlaku untuk kebaikan kedua orangtua kita yang sampai kapanpun tidak pernah mampu terbalaskan, Allah akan membalasnya.

13. Apa salahnya seseorang menangis? Cengeng? Lemah? Ah, bulshit, setiap orang juga pasti pernah menangis. Yang membedakan adalah apakah ia menampakkan tangisan atau menyembunyikan tangisan itu sendiri, untuk seterusnya tersenyum dihadapan banyak orang.

14. Kita bisa saja mengeluh atas dasar sebuah jerawat di wajah, naifnya, kita bahkan susah bersyukur atas wajah mulus sebelumnya.

15. Masalah jatuh kita sangat bisa belajar dari bayi, sekali jatuh, ia tidak menangis, berusaha keras, perlahan, mulai kembali bangkit, lantas tertawa karena bisa berdiri lagi, lalu mulai melangkah kembali selangkah dua langkah, meskipun ia jatuh, ia akan kembali bangkit. Aduh, mungkin kita perlu sekali belajar dari bayi.

16. Seseorang yang berdiri gagah dan kuat hari ini tidak menutup kemungkinan bahwa dulunya ia sering tersakiti, dianiaya atau sering kita katakan dibully. Pertama disakiti orang lain mungkin mereka menderita, juga untuk kedua, ketiga dan seterusnya, Duhai, tidak mudah menanggung rasa sakit, tapi mereka terus bangkit, hingga semua itu dijadikan kekuatan untuk mereka, dan kita bisa melihatnya berdiri gagah dan kuat di hari ini. Tidak ada lagi perkataan yang mampu menyakiti hatinya, sudah kebal dari semua hal seperti itu.

17. Cinta itu gempa, rasakanlah, banyak jantung mendadak heboh, terguncang kencang sekali, tatkalah berdekatan dengan dia yang kita cinta, bak diguncang gempa. Ah, jangan-jangan gempa itu juga cinta, cinta sang Rabbi untuk mengingatkan hamba-Nya terhadap diri-Nya, biar tidak lupa.
Kita menganggap diri pandai, hingga ketika ada perdebatan kita langsung membaur, tidak mau kalah, toh, aku ini lebih tahu lho. Padahal, aduh-duh, jangan2 kita sebodoh-bodohnya orang, untuk hal perdebatan saja kita tidak bisa membedakan, mana yang harusnya dijawab dan harusnya didiamkan.
Selalu saja ada yang tidak mengerti atas pertanyaan yang kita jawab, bahkan malah ada yang menentang habis-habisan, maka ada kalanya sebuah pertanyaan tidak perlu dijawab, cukup di beri senyuman dan didiamkan.

18. Buat prinsip hidupmu sendiri, tidak perduli benar, atau salah menurut orang lain. Itu hidupmu, bukan hidup mereka. Tapi, jika suatu saat memang prinsip kita salah, lembutkan hati untuk mau merubahnya 

19. Ada sebuah dongeng tentang peperangan.
Di dunia ini ada banyak peperangan yang terjadi, termasuk di dalam diri kita sendiri. Perang batin, perang pikiran. 3 Klan terbesar yang menyebabkan itu semua, yaitu Iman, Pengetahuan dan Nafsu. Iman terkadang berperang dengan nafsu, lebih seringnya, iman beraliansi dengan pengetahuan untuk mengalahkan hawa nafsu. Menariknya, untuk hal ini, pengendali bisa mengatur peperangan, pengendali bisa menambah pasukan pengetahuan, pasukan iman, atau pasukan nafsu. Hebatnya, kekuatan nafsu ini begitu besar, sampai-sampai bisa mengalahkan iman, mengalahkan pengetahuan, sekaligus mengendalikan si pengendali. Namun, pengendali bisa mengalahkan hawa nafsu dengan menguasai elemen dari iman, yaitu puasa. Puasa inilah yang paling ampuh dalam mengendalikan hawa nafsu. Sayangnya, ada banyak pengendali yang bahkan sudah tua pun malas untuk menambah iman, malas untuk puasa, satu band indonesia yang bernama wali band, mengelompokkan pengendali ini dengan sebutan “Bocah. Bocah, ngapa ya? Bocah, ngapa ya?”
Itulah dongeng tentang sebuah peperangan. Ada yang masih bocah disini?

20. Orang yang lelah bisa menimbulkan efek gampang marah, mudah emosian. Nah, kalau ada yang suka marah-marah, mudah sekali emosi kepada orang lain, penyebabnya adalah : mungkin dia lelah.

Demikianlah 20 kata-kata dari Ai En Yu tentang skala membanding-bandingkan. Jangan lupa baca juga kata-kata Mutiara sebelumnya : 20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak pernah tahu, jangan-jangan melalui kritikan menyebalkan, melalui ucapan menyakitkan yang keluar dari mulut orang lain itulah kita bisa menanjak untuk terus meningkat, berevolusi jadi semakin berkilau.. Nantikan terus kata-kata mutiara keren hanya di blog kata-kata mutiara lintang empat lawang.
Read More
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak pernah tahu, jangan-jangan melalui kritikan menyebalkan, melalui ucapan menyakitkan yang keluar dari mulut orang lain itulah kita bisa menanjak untuk terus meningkat, berevolusi jadi semakin berkilau.

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak pernah tahu, jangan-jangan melalui kritikan menyebalkan, melalui ucapan menyakitkan yang keluar dari mulut orang lain itulah kita bisa menanjak untuk terus meningkat, berevolusi jadi semakin berkilau.

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu - Ai En Yu adalah seorang penulis novel dan juga seorang blogger, kamu bisa lihat halaman facebooknya disini.

Berikut ada 20 Kata-kata Mutiara, salah satunya tentang kritikan. Silahkan dibaca :

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu : Kita tidak pernah tahu, jangan-jangan melalui kritikan menyebalkan, melalui ucapan menyakitkan yang keluar dari mulut orang lain itulah kita bisa menanjak untuk terus meningkat, berevolusi jadi semakin berkilau.
Kata-kata Mutiara Ai En Yu



1. Kita tidak pernah tahu, jangan-jangan melalui kritikan menyebalkan, melalui ucapan menyakitkan yang keluar dari mulut orang lain itulah kita bisa menanjak untuk terus meningkat, berevolusi jadi semakin berkilau.

2. Ah, sialnya rasa ‘perduli’ seseorang acapkali baru dirasakan ketika rasa ‘perduli’ itu mulai memudar, lantas kita baru sadar.

3. Tanpa jatuh, tanpa sedih, tanpa hal menyebalkan yang terjadi pada diri kita, boleh jadi kita tidak akan pernah sadar kita hidup di atas tanah.

4. Malam hadir ceria. Meskipun tidak tampak bintang di langit, dan bulanpun ditutupi kelabu awan yang sepertinya tak rela sang bulan menampakkan diri untuk menyentuh dinginnya malam ini. Para pemuda desa sudah berhampuran di samping jalan raya. Beberapa diantaranya sibuk dengan handphone, sebagian lagi asyik berbincang satu sama lain. Aku menghirup pelan udara. Sudah lama tidak pergi keluar kala malam. Udara dingin menusuk kulit, sial, aku lupa mengenakan jaket. Aku memasukkan kedua tangan ke kantong celana, menahan hawa dingin. Ikut duduk bersama teman lainnya. Seperti biasa, aku lebih suka mendengarkan, dan ada satu pembicaraan yang menyentuh kalbu. Salah satu pemuda desa kami berkata, “Ah, andai pahala itu dapat dilihat. Akan banyak orang berebut, saling sikut untuk meraihnya. Pun begitu pula dengan dosa, andai bisa dilihat, mana mau orang-orang keluar rumah, terlalu takut.” (Mari bergegas mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya).

5. Cara terbaik untuk mengetahui apakah kita mempunyai hati nurani itu simpel sekali. Rasakanlah, apakah kita masih menyesal setelah melakukan perbuatan 'Dosa' Jika masih, artinya 'hati nurani' masih bersemayam di diri kita.

6. Jika kau mengatakan “Hanya orang bodoh yang mau mencintaimu, maka akulah orang bodoh tersebut.”

7. Heh, berkatalah sesuka hatimu tentang diriku. Aku terlampau sibuk merajut impian bahkan tidak mempunyai waktu luang untuk mendengarkannya, maaf.

8. “Bayang tidak selalu terlihat sama dengan sumber aslinya dumuz. Kadangkala bayang yang terlihat seperti kupu-kupu datang dari sumber sebuah tangan yang tertimpa cahaya, tangan itu dibentuk sedemikian rupa hingga membentuk bayangan yang diinginkan. Aku sadar sekarang, Dumuz, dalam hidup kita tidak boleh hanya melihat dari bayangan itu sendiri, melainkan ada apa di balik bayang tersebut. Benda apa yang menciptakan bayangan tersebut.” (Dibalik bayang.)

9. Jangan pernah mengaku teman, jika keputusan yang ingin kamu lakukan hanyalah untuk memenangkan keinginan busukmu semata, dan merugikan dia yang kamu anggap teman. Orang yang seperti itu tidak lebih hanya seonggok daging busuk, tidak pantas untuk dijadikan teman, bahkan tidak pantas untuk didekati sekalipun. (Dibalik bayang).

10. Rasa yang membuat seseorang menjadi lebih busuk daripada sampah sekalipun, rasa yang membuat cinta menjadi lebur karenanya, rasa yang mampu membuat hilang akal pikiran seseorang, menutupi kelebihan mereka dan selalu memandang kelebihan orang lain, Rasa iri.

Kata-kata Mutiara Ai En Yu
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu


11. “Tetaplah berada di jalan yang baik nak, meskipun begitu sempit dan gelapnya hati.” – Novel dibalik bayang episode 14.

12. Hei, jangan-jangan bukan orang lain yang merendahkan kita. Tapi diri kita sendiri, dengan sikap rakus misalnya, sikat sana, sikat sini, tak perduli ada yang dirugikan oleh kita, yang penting kita untung. Maka demikian, jangan-jangan memang kita sendiri yang merendahkan diri sendiri.

13. Bagaimana cara menyikapi orang yang menyebalkan level akut? Pertama: Diamkan. Kedua: Jauhi. Ketiga: doakan agar sikap menyebalkannya bisa berkurang.

14. Sesekali aku diam, tidak memberi kabar, juga tidak menanyakan kabar, hanya untuk memastikan apakah yang akan kau lakukan?

15. Jangan ditatap dengan wajah benci ke arah orang yang sombong, kawan. Jangan. Tapi tataplah dengan wajah kasihan ke arahnya, karena, hei, jangan-jangan ia hanya butuh perhatian. Ingin sekali semua orang terfokus hanya kepada dirinya saja. Maka, ayo kita tatap wajah orang yang sombong dengan mimik muka ‘Kasihan.’

16. Urusan dilarang, diperbolehkan, tidak semena-mena sama hakikinya. Kita dilarang misalnya, boleh jadi, itu tanda betapa besar rasa sayangnya kepada kita. Pun sebaliknya, kita diperbolehkan, dibebaskan, terserah, jangan-jangan ini level ‘masa bodoh’ orang lain terhadap kita. Tidak mau diurusi lagi. Maka, jangan pernah bangga diperbolehkan ‘Merokok’ oleh orang tua , oleh orang terdekat, jangan sesekali bangga. Ish, ish, ish, Kalau kita diperbolehkan merokok oleh mereka, jangan-jangan itu artinya kita sudah tidak diperdulikan lagi oleh mereka kawan, Astaga.

17. Rindu boleh jadi indah, kawan. Kalau seseorang yang kita rindukan ikut merindukan kita, berpadu dalam rindu, membentuk pelangi rindu. Sungguh, rindu seperti ini indah, kawan. Ah, tapi tidak usahlah berlebihan, kawan. Karena kita tidak tahu perasaan seseorang, kita rindu, eh dia malah minum jamu rupanya, sakit. Maka, biasa-biasa saja dalam merindu, kawan.

18. Obat dari segala obat rindu untuk seseorang yang kita sayang yang tidak bisa lagi bertemu hanya satu, menangis dalam doa.

19. Semua orang sepakat bahwasannya rasa rindu adalah bukti betapa kita sayang kepada seseorang. Kita mungkin tidak bisa menghindari rasa rindu, tapi sejatinya kita bisa mengatur diri untuk tidak membiarkan rasa rindu itu membuat sedih hati, ada banyak cara mengatasinya, salah satunya yaitu menyibukkan diri.

20. Egois itu tajam, ia bisa memutuskan rantai persahabatan, memutuskan rantai kekeluargaan, memutuskan rantai sayang, memutuskan tali persaudaraan. Lihatlah, banyak sekali yang berpisah hanya karena ‘sama-sama egois.’

Demikianlah 20 kata-kata mutiara Ai En Yu. Jangan lupa baca juga kata-kata mutiara sebelumnya : 20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Terbaru Hari Ini, Baca Yuk! dan nantikan terus kata-kata mutiara keren lainnya hanya di blog kata-kata mutiara lintang empat lawang.
Read More
20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Terbaru Hari Ini, Baca Yuk!

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Terbaru Hari Ini, Baca Yuk!

20 Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Terbaru Hari Ini, Baca Yuk - Ai En Yu adalah seorang penulis novel dan juga seorang blogger, KLIK DISINI untuk melihat halamannya.

Berikut ini ada 20 kata-kata Mutiara Ai En Yu Terbaru hari ini, baca yuk! :



1. Jika ingin tahu kebahagiaan paling sederhana itu seperti apa? Tanyakanlah pada orang yang sakit, kebahagiaan mereka sangat sederhana ; Bisa sehat.


2. Orang yang terlampau baik membuat banyak orang tidak sanggup menyakitinya bahkan untuk menjelek2annya sekalipun.

3. Dia yang mampu mendongkrak kebahagiaan kita sangat menyenangkan, entah itu adalah teman ataupun pasangan. Namun sejatinya, yang paling menyenangkan adalah seseorang yang pandai menjaga perasaan kita, dia mempunyai kamus sendiri agar mengetahui apa yang membuat perasaanmu terluka, lantas menghindarinya.

4. Sebaiknya berhati-hati pada kesempatan kedua yang diberikan kepada kita, manfaatkan, atau kita malah mejelma menjadi ‘musuh besar’ untuk dirinya.

5. Maka jika ditanya siapa sejatinya orang yang paling strong di dunia ini? Jawabannya adalah dia yang sabar. Disakiti sabar, dijelek2an sabar, mendapat hal tidak menyenangkan tetap sabar, namun aslinya ia tidak terluka sama sekali, ia terlampau sabar, sampai tidak ada yang mampu melukainya. Memang begitu, sejatinya orang yang paling strong di dunia ini adalah dia yang sabar.

6. Tidak ada cara mengobati rasa sakit akan kepergian seseorang, bahkan waktu sekalipun, kecuali jika dirimu dengan ikhlas mampu melepaskan.

7. Kadangkala yang kita tinggalkan justru sebenarnya adalah yang terbaik.

8. Tidak baik menyebarkan aib seseorang, karena aku sadar, sekali menyebarkan aib orang lain, kita sudah menanam biji ‘karma’ yang menyebabkan aib kita juga akan disebarkan. (Di balik Pelangi).

9. Begitulah cinta, ia memang unik, terkadang cinta menyelip diantara persahabatan, menyelip diantara permusuhan, dan bisa juga menyelip ketika hanya dengan pandangan pertama. Tapi sejatinya, Cinta tak datang hanya karena pandangan pertama semata, karena cinta hadir ketika kita telah lama bersama seseorang, ketika itulah rasa cinta bermekar. (Malaikat bersayap patah)

10. Ada dua makhluk paling rendah di muka bumi : Orang tinggi yang rakus menyantap uang rakyat, dan, dia yang berkata ‘Besar-besaran’, ‘pamer segala macam’ hanya agar bisa dikatakan ‘Hebat’.



11. Saat teman atau keluarga kita membiarkan apapun yg kita lakukan. Bisa jadi itu karena mereka sdh berada di level ‘malas’ tertinggi untuk memperdulikan kita krn terlalu bebal untuk dinasehati.

12. Ah Ternyata manusia itu banyak yang aneh yah. Sebenarnya setiap orang diberi kelebihan masing-masing. Tapi sayang, kelebihan itu malah tertutupi oleh rasa iri akan kelebihan orang lain. (Malaikat bersayap patah).

13. Masa Bodoh jika ada orang yang tak suka dengan kita, Hamdan. Hidup belum tentu menyenangkan kalaupun mereka menyukai kita, dan belum tentu menderita walaupun mereka tak suka kita. (Malaikat bersayap patah)

14. Tenang saja, akan tiba saatnya yang melukai kita, mendapat ganjarannya, ia ikut merasakan bagaimana rasa sakit yang kita rasakan. Juga akan tiba saatnya yang membuat kita menangis, akan menangis karena menyesal, mereka menyesal telah membuat kita menangis.

15. Ada kalanya seseorang tidak memaafkan, tapi kita diberi kesempatan untuk membuktikan kita layak untuk dimaafkan. Yang lebih buruk adalah : Saat seseorang memaafkan, tapi tidak lagi memberi kesempatan, ditutup segala pintu kesempatan untuk kita kembali seperti sebelumnya. Nasehat lama itu benar, ‘Mudah memaafkan, tapi sulit memberi kesempatan ulang.’

16. Terkadang seseorang menampakkan sisi menyebalkannya karena otak tertutupi oleh ‘rasa benci’ yang menyebabkan apapun perbuatannya; tidak perduli baik ataupun buruk, selalu menyebalkan bagi kita. Maka cobalah ‘bersihkan’ segala ‘rasa benci’ di dalam otak, mungkin kita akan melihat hal baik pada diri nya yang selama ini tidak pernah kita sadari.

17. Ada sebagian orang mempunyai cara terbaik untuk membuktikan bahwa dirinya itu oke dan kuat ; ia hanya butuh tersenyum di depan banyak orang.

18. Ada beberapa ‘Kebencian’ yang baik kita pikirkan dan yang perlu kita abaikan, caranya simpel saja, selama kita tidak menganggu kehidupan siapapun juga, maka jika ada yang menanamkan ‘kebencian’ pada diri kita, abaikan

19. Maaf, tapi aku tidak akan berkata “Hidupku mati tanpa dirimu,” tapi dengan adanya dirimu “Hidupku akan lebih berwarna,” itu saja.

20. Sebaik apapun seseorang, jika sesekali saja ia tidak bisa membantu, tetap saja ada yang mengatakannya"Pelit." Begitulah, banyak orang yang lebih suka melihat keburukan kita, dibanding kebaikan kita. Pastikan bukan kita yang demikian

Demikian 20 kata-kata mutiara Ai En Yu terbaru hari ini. Baca juga kata-kata mutiara sebelumnya : Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget dan nantikan terus kata-kata mutiara keren hanya di blog kata-kata mutiara lintang empat lawang.
Read More
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget


Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget - Ai En Yu adalah seorang penulis Novel sekaligus seorang blogger, dia sering aktif di Facbook, silahkan KLIK DISINI untuk melihat halamannya. Ai En Yu sudah menulis beberapa novel diantaranya : Novel Hitam, malaikat bersayap patah, Segenggam surga di tangan sahabat dan lain sebagainnya. Ai En Yu sering mengirim Quotes atau kata-kata mutiara di halaman facebooknya. Gabung di halaman Ai En Yu jika ingin mendapatkan quote/kata-kata mutiaranya setiap harinya.

Berikut ini kata-kata Mutiara Ai En Yu yang keren banget, silahkan dilihat :

Duhai hati, jika sudah merasa rendah, lihatlah ke arah bumi, masih banyak orang yang justru jauh lebih tidak beruntung dibanding dirimu. Duhai hati, jika merasa sudah tinggi, lihatlah ke arah langit, masih banyak sekali makhluk yang justru lebiiiih tinggi dibanding dirimu. Duhai hati, hidup ini hakikatnya bersabar dan bersyukur, maka dirimu akan nyaman dan bahagia, tak perduli kita seperti apa, kekurangan kita apa, dan apa yang orang lain kata. 

Cara membuat hati kita tenang adalah : Jangan terlalu berharap. Dalam hal apapun itu, jangan terlalu berharap. Maka, jika tidak terkabul, kita tidak kecewa. Dan jika justru terkabul, maka hati kita akan riang tak terkira. Sungguh, cara untuk membuat hati kita tenang adalah : Jangan terlalu berharap.

“Alam adalah sumber kehidupan. Mau apa saja jabatannya, tidak kaya ataupun miskin, semua makan dari Alam, jika Alam rusak, ikan-ikan kecil sudah tidak ada lagi uang tidak akan berguna sedikitpun, oleh karena itu kita harus menjaga alam, minimal dengan tidak meracuni ikan-ikan itu.”

Ada milyaran orang di dunia. Jika seseorang meninggalkan kita, akan ada yang baru siap menggantikannya. Perlahan, tapi pasti, rasa hati akan berganti.

Di dunia maya ini misalnya, banyak yang suka akan sebuah tulisan atau postingan menarik, tapi, ada yang menjadi pembaca saja, tidak like, tidak juga share, hanya suka membacanya saja. Begitu juga di dunia nyata, banyak orang yang sebetulnya jatuh cinta, tapi memilih diam, memandanginya saja, menjadi pecinta dalam diam.

Dulu aku bertanya, "Mengapa Tuhan menciptakan kehidupan jika harus disakiti?"
Tapi, suatu hari seorang temanku berkata, "Seandainya kamu adalah Pelukis yang membuat karya itu sebaik mungkin, lantas apakah lukisan itu akan kamu rusak?"
Aku menggeleng, tentu saja tidak, akan kusimpan rapi lukisan itu, dan kujaga baik-baik.
Dan temanku melanjutkan, "Begitu juga dengan Tuhan. Allah menciptakan semuanya, bukan untuk disakiti, tapi untuk disayang. Allah tidak akan menyakiti karya-Nya sendiri."


Jika pemikiran orang lain berbeda dengan pemikiran diri kita, jangan anggap bahwa dia payah, boleh jadi pemikirannya memang lebih rendah darimu, atau jangan-jangan pemikirannya jauhhhh lebih tinggi dibanding dirimu, hingga tak dapat untuk kamu ikuti.

Hal yang kita anggap buruk sebetulnya baik jika masih dalam kadarnya. Iri misalnya, jika iri masih dalam kadarnya, kita iri melihat orang lain dan membuat kita ingin seperti mereka, lantas kita terus berusaha maju dengan kemampuan kita, iri seperti ini justru baik, tapi jika berlebihan, rasa iri akan membuat sakit diri sendiri, bukannya kemajuan yang didapatkan, tapi justru kemunduran. Sedih juga, jika masih dalam kadarnya, sedih justru baik, membuat kita sejenak berhenti untuk memikirkan dunia selalu, lantas kita akan lebih dekat dengan Tuhan untuk meminta pertolongannya, membuat kita lebih jauh manusiawi, tapi jika sudah berlebihan, sedih malah membuat kita terjerumus ke jalan yang salah, jalan sesat. Dan semua hal buruk lainnya. Sejatinya, banyak sekali hal buruk akan menjadi baik jika masih dalam kadarnya, tidak berlebih-lebihan.

Setidaknya aku tidak menganggu hidupmu, tidak juga merugikan dirimu. Jadi, terserah aku melakukan apa saja, bukan urusanmu ini kan?

Tetaplah kuat dengan masalah kita. Jangan menyerah. Bukankah semua orang juga punya masalah. Allah selalu ada untuk membantu kita.

Mengapa aku suka bintang? karena bintang itu selalu ramah pada bulan, tidak memandang perbedaan, dan selalu pandai menghilangkan kesepian dari gelapnya malam. Maka, jika ingin melihat bintang di bumi ini, lihatlah ke arah sahabat kita, merekalah yang disebut bintang.

*Fotret ibunda
.
Waktu menggulung segalanya
Menyapu bersih memori kenangan
Gerak-gerik semua jiwa
Syukurlah, satu penemuan mampu menghentikannya
Membuat gerakan terhenti, mampu untuk dikenang
FOTRET
Fotret kenangan membawa ingatan
Sesosok wanita hebat terpampang di dalamnya
Aku tersenyum, terbesit rindu di dada
Ibu tersenyum di sana
Di dalam sebuah fotret lama
Sungguh, rindu tak terkira pada ibunda
Bangga jadi buah hatinya
Cinta dan do'a tercurah selalu untukmu, ibunda.
- Ai En Yu


Pernah aku bertanya, Mengapa Tuhan menciptakan Cinta jika harus merasakan sakit? Mengapa harus menciptakan manusia jika harus disiksa? Mengapa harus menciptakan kehidupan jika harus menderita?Aku kurang tahu persis jawabannya. Namun, boleh jadi Tuhan sudah menyiapkan banyak jawaban atas pertanyaan tersebut. Misalnya, lihat saja emas, bagaimana prosesnya hingga bisa berubah menjadi begitu berharga? Melalui proses panjang yang menyakitkan. Mungkin begitu juga dengan hidup, rasa sakit adalah proses pembentukan untuk makhluk agar menjadi lebih berharga, dan agar pantas untuk ditempatkan di surga nantinya.

Jangan-jangan di jaman sekarang mudah sekali kita mendapatkan pahala, di internet ini misalnya, kita kirim satu informasi/tulisan bermanfaat, tulisan untuk menyemangati orang lain, tulisan untuk menghibur orang lain, lantas orang-orang mensharingnya, dan terus membacanya, selama itu pula pahala akan masuk ke diri kita. Pun kita yang mensharingnya, ikut membagikan informasi/tulisan bermanfaat ke teman kita dari tulisan orang lain, kita juga akan ikut dapat pahala karenanya. Sialnya, begitu pula dengan dosa, jangan-jangan gampang sekali kita mendapatkan dosa di jaman sekarang, misalnya kita menyebarkan informasi hoax, informasi fitnah, menjelek-jelekkan seseorang, meskipun bukan kita yang menulis, kita hanya menyebarkannya saja, jangan-jangan kita juga mendapat dosanya, terus mengalir, terus mengalir, dan terus mengalir. Mengerikan sekali.
Jangan-jangan memang sekarang gampang sekali mendapatkan pahala, cukup sebarkan informasi bermanfaat, tulisan2 baik. Dan berlaku pula sebaliknya. 
Mungkin begitu?


Melupakan masalalu sebetulnya mustahil, tidak akan bisa. Namun kita selalu dapat menyibukkan pikiran dengan hal-hal lain, memikirkan yang lebih baik dipikirkan dibanding masalalu. Meskipun sesekali masalalu pasti akan hadir kembali dalam ingatan, tidak masalah, yang penting kita tidak terpuruk di sana dan berbahagia menikmati hari ini.

Tertawa mencairkan suasana, dalam kondisi apapun, tertawa mampu membuat suasana lebih indah.

Bintang itu indah, selalu membuat jatuh cinta saat memandanginya, sayangnya bintang tidak bisa digapai untuk dimiliki. Bintang mengajariku bahwasannya yang indah dan kita sukai terkadang cukup diperhatikan, tanpa harus dimiliki. (Aku, kamu, cinta dan impian.)

Ceritakan aku tentang kisah pohon yang selalu dilempari tapi membalasnya dengan buah-buahan, memberi angin segar. Aku ingin seperti pohon itu.
.
Ceritakan aku tentang kisah bumi yang selalu diinjak-injak, diludahi, disakiti, tapi membalas dengan tetap sabar dan memberikan perlindungan. Aku ingin menjadi seperti bumi.
.
Ceritakan aku tentang kisah Rasulullah dimana ia selalu menyuapi seorang pengemis buta yang selalu menjelek2an beliau, tapi Rasulullah tetap sabar berbaik hati kepadanya. Aku ingin meniru teladan Rasulullah.
.
Sungguh, betapa mulia. Dapatkah diri ini mengikuti kesabaran layaknya mereka?


Hati kita sejatinya bukan milik kita, melainkan milik Allah. Jadi, tak perlu risau jika hati kita disakiti, pemiliknya lah yang akan membalasnya, juga tak perlu mencari perlindungan ke siapa-siapa jika hati kita disakiti, cukup Allah saja.

Ingatlah, dulu kau membenci, kenapa sekarang malah merindu?

Jika di langit, kau ibarat butiran bintang.Jika di taman, kau ibarat kumpulan kembang.Jika di laut, kau ibarat ikan dan juga terumbu karang.Yah, kamu ibarat semua itu. Selalu menyenangkan melihat langit berhias bintang, selalu menyenangkan memandangi taman dipenuhi kembang, selalu menyenangkan berenang melihat ikan dan terumbu karang, begitulah menurutku tentang dirimu, kehadiranmu membuat segalanya jauh lebih menyenangkan.

Cinta kadangkala dapat menjelma menjadi bawang, sekali teriris, selalu ampuh membuat air mata berjatuhan.

Pernah aku merasa seakan hendak menangis, tapi entah apa penyebabnya, aku hanya sekedar ingin menangis, tanpa mengerti alasannya.

Terimakasih untuk senyumannya, rasanya manis, cukup membuat hari-hariku ikut terasa manis.

Ada masanya yang kau sakiti hari ini akan melambaikan tangan ke arahmu dan berkata, “Hai, masih ingat aku? Aku sekarang sudah lebih tangguh, lho.”

Ah, lebih baik menghadapi seseorang yang nampak bencinya, dikatakan langsung, meskipun melukai hati, setidaknya kita sudah tahu jika dia membenci kita, daripada menghadapi seseorang yang mengenakan topeng, terlihat baik di depan kita, nyatanya menjelek2an di belakang kita, yang ini justru sebenarnya lebih melukai hati.

Bersaing? Entahlah, untuk apa aku bersaing? Untuk lebih baik dari orang lain? Untuk lebih hebat dari orang lain? Memangnya perlu? Entahlah. Menurutku tidak perlu, hanya merepotkan diri sendiri. Lebih baik aku sibuk bersaing dari diriku yang kemarin, untuk lebih baik di hari ini, untuk lebih maju dari diriku kemarin. Lebih baik begitu saja menurutku.

Luka yang tergores di hatimu hari ini, boleh jadi adalah hasil dari luka yang pernah kau goreskan ke hati seseorang sebelumnya.

Hati-hati. Yang mendatangkan senyuman juga bisa mendatangkan tangisan. Jika hati mulai menautkan perasaan, sekedarnya saja, jangan sampai berlebihan.

Ibarat sebuah Virus yang mampu berkembang dengan sendirinya, merambat pesat kemana-mana, tanpa ampun, menyerang korbannya, begitu juga dengan senyumanmu. Hari itu kau datang menebarkan senyuman. Seakan ada serbuk virus berhamburan di dalam otak ini, senyuman itu seketika terus terpampang dalam ingatan. Parahnya, tidak seperti Virus yang ada obat penawarnya, senyummu tidak demikian, tidak ada penawarnya yang mampu menghilangkannya dalam ingatan, kecuali melihat senyumanmu itu lagi.

Aku rindu padamu, teman. Masa dimana kita berkumpul, bermain, bercanda dan tertawa bersama, riang tak terkira. Berlari-lari, bermain layang-layang, memancing, berpetualang. Menyenangkan sekali waktu itu, bukan? Kapankah kita bisa seperti itu lagi, teman?

Jika kita memang suka pada seseorang, mau semua orang menjelek2annya, bilang ini itu, kita akan tetap berdiri kukuh, tetap menyukainya. Karena, boleh jadi, kita bisa melihat sesuatu yang menyenangkan dari seseorang tersebut, dimana orang lain tak mampu melihatnya. Kita kenal persis dirinya seperti apa.

Angin membalut perasaan kita.Langit merekam tentang kita.Bumi merasakan rindu kita.Dan, Mereka membuktikan bahwa sejauh apapun jarak, sejatinya kita tak pernah berpisah, jiwa kita selalu bersatu. Di bumi, langit dan udara yang satu.- Ai En Yu

Berbicara besar-besaran untuk dipandang hanya  akan menjadi beban untuk dirimu sendiri, membuat pikiran pusing berkepanjangan, dengan bicara demikian, kita akan sibuk untuk membuktikan bahwa kita itu hebat, keren dan wow. Tidak ada yang paling direpotkan kecuali dirimu sendiri.  Terlebih lagi, jika yang kita bicarakan hanya omongan kosong melompong, tidak ada isinya, maka akan semakin menjadi beban untuk kita, kita dipermalukan, ditertawakan, dianggap pembual dan lebih parahnya dijauhi orang2. Itulah mengapa, orang yang sejatinya memang keren, dia tidak akan membicarakan bahwa dia keren, cukup dengan apa yang diperbuat, orang-orang akan tahu bahwa sebenarnya dia itu memang betulan keren.

Mengapa kita kesepian? Jangan-jangan karena kita terlampau erat menutup pintu hati untuk menghalau orang-orang mendekati.

Menangislah, dan keluhkan semua masalahmu kepada Tuhan dalam sujudmu. Dengan demikian, semoga Tuhan memeluk dan menenangkan.

Tiru, copas, ikuti cahaya orang2 yg pengen kamu tiru maka sedikit demi sedikit kamu jga bisa memiliki cahaya tsb .. Bahkan lbh terang .

Aku pikir aku tidak akan bisa hidup tanpamu. Rupanya salah, aku baik-baik saja, malah sekarang sudah sangat bahagia. Meskipun awalnya sedikit susah payah, tapi waktu ampuh mengobatinya. Rasanya legah.

Sesungguhnya aku menanti kabar darimu, tapi malu untuk mengawali. Sesungguhnya aku ingin disapa olehmu, tapi malu untuk mengawali. Sesungguhnya aku ingin berada di dekatmu, tapi malu untuk mengawali.

Kamu datang kepadaku dan memberitahu bahwa kamu harus pergi. Aku tersenyum, mengangguk dan berkata “Pergilah, jika memang itu sudah keputusanmu. Kejarlah apa yang harusnya kamu kejar. Aku mendoakan agar kau bahagia.” Tapi sejujurnya hati ini menangis, meronta, ingin berkata, “Tolong, jangan pergi. Bahkan untuk membayangkan tanpa dirimu saja aku tidak sanggup, aku pasti akan kesepian tanpa dirimu.”

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget

Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget
Kata-Kata Mutiara Ai En Yu Yang Keren Banget


Narsisme adalah uap candu yang memberi ilusi ke dalam pikiran seolah setiap sorot mata mengarah ke arahmu, juga menghilangkan akal sehat untuk mengontrol pikiranmu agar kamu berlagak sok keren, sok oke.
.
Padahal nyatanya, jangan-jangan yang melihat kamu seolah melihat topeng mony....(tittttttt)


“Semakin banyak pengetahuan kita, semakin kita akan merasa diri kita masih belum ada apa2nya, masih seujung kuku. Nah, jika ada yang menganggap dirinya sudah paling hebat, paling top markotop, artinya, pengetahuannya masih cetek, bung.” Jika kita menganggap bumi yang kita tinggali ini adalah planet terbesar misalnya, itu artinya pengetahuan kita ini masih begitu minim, karena rupanya planet diluar sana sangat banyak yang lebih besar dibanding bumi : Jupiter 1000x lebih besar dibanding bumi, matahari 1 juta lebih besar dibanding bumi, dan masih banyak lagi yang lebih besar dari matahari – itu hanya sebagai contoh saja. Artinya apa? Artinya, jika kita sombong, congkak, bangga sekali dengan kelebihan yang kita miliki, merasa diri kita berada di tingkat pertama di dunia ini, menandakan kita masih begitu kecil, kosong melompong, belum pernah melihat ke atas sana.

Jangan suka ikut campur dengan urusan orang lain, memangnya kamu mau kalau setiap urusan kamu dicampuri? Kalau tidak, begitu juga orang lain. Tapi jika kamu mau setiap urusanmu dicampuri, beda cerita, yang ini aku sungguh tidak mengerti  :D

Semua orang yang terlihat bahagia, pasti ada kesedihannya masing-masing, punya masalah masing-masing. Bukan maksud untuk bahagia jika mengetahui kesedihan ataupun masalah mereka, tapi agar kita menyadari bahwa bukan hanya kita yang dirundung banyak masalah, tapi semuanya.

Cinta yang tak terbalaskan, pasti akan dibalas dengan cinta yang lain.

Setidaknya dengan kita berkata “Yah. Aku kuat, aku baik-baik saja.” Meskipun kita sebetulnya sudah tidak sanggup lagi untuk bertahan, semoga betul dapat menyerap hawa-hawa positif ke dalam diri untuk menumbuhkan kebahagiaan dan kelegaaan tersendiri di hati ini.

Ada waktunya kita akan bahagia, ada waktunya kita akan bersedih, ada waktunya kita merasakan kesepian, ada waktunya kita akan merasakan hati berbunga-bunga, ada waktunya kita sakit hati, ada waktunya kita bosan, ada waktunya kita semangat. Dan segala macamnya. Semua ada waktunya. 
Dulu, kita merasa dunia milik kita berdua. Sekarang kita berjalan saling menjauh, seakan tidak ada tempat untuk kita di dunia. Jarak tak hanya memisahkan tubuh, tapi juga membuat hati kian retak. Langitpun tahu, bahwa aku rindu, hingga awan-awan acapkali singgah di dalam mimpiku dan menghadirkan dirimu di atasnya. Kau tersenyum lantas melambaikan tangan, mengajak aku untuk naik bersamamu di atas awan putih itu. 

“Seperti matahari, begitulah seharusnya cinta. Sinarnya membuat makhluk menggigil terasa menjadi hangat. Datang dengan indah dalam balutan Sunrise, pergi juga dengan indah dalam balutan Sunset. Membuat tersenyum tak hanya kala ia datang, tapi kala ia pergi. Matahari tidak mau pergi untuk menimbulkan luka insan yang ditinggalkan, tapi ia pergi dengan tersenyum untuk mengukir banyak kenangan indah untuk dikenang. Hari ini matahari pergi, esok akan datang kembali, begitulah seharusnya cinta.” Ping berkata dengan kata datar dan ekpresinya yang juga datar, menatap ke arah sunset. Rambut putihnya menari-nari ditiup angin pantai. Kami semua menoleh ke arahnya, terlihat setetes air mata jatuh di balik kelopak matanya.  (Di balik pelangi)

Yang meminta maaf adalah si Pemberani, yang memaafkan adalah si tangguh. Dua-duanya sama-sama hebat.

Nyelekit itu saat kita sudah janjian, kita sudah mandi, sudah bersiap2, sudah menunggu lamaaaaa bangeeet, eh, tiba2 dapat kabar "Gak Jadi."Itu nyelekit banget. Kalau ada lehernya, pasti dicekek -,-'


Yang tadinya sering ngobrol, tertawa bareng, bercanda bareng, seru2an bareng, jalan2 bareng, dsb. Lantas, Boom, tiba2 kita berpisah, tidak ada kabar lagi, tidak saling sapa lagi, tidak bisa seperti dulu lagi, rasanya seperti setengah hidup kita hilang. Maka, tak ada cara lain untuk kita lakukan selain : sabar. Tuhan akan menyiapkan hal2 baru, dan mulai kembali mengisi hidup kita dengan seseorang yang baru, perlahan, hidup kita akan utuh kembali.

Memang susah menghadapi perubahan, berat, bahkan seringkali menyakitkan. Tak mengapa, kita hanya butuh waktu, segalanya akan berproses, dan segala bentuk perubahan semoga akan mampu kita hadapi.

Ada dua hal buruk yang akan kamu dapatkan saat 'kepo' :
1. Kamu tahu rahasia jelek orang yang kamu kepoin, tapi, saat dia tahu kamu kepo tentang hidupnya, dia akan marah. Dan kalian akan bertengkar.
2. Kamu akan tahu hal menyenangkan dalam hidupnya. Sayangnya, kamu harus kuat-kuat hati, untuk tidak iri sama kebahagiaanya, untuk tidak sakit hati melihat dia bahagia.
.
Intinya, mending. Jangan suka kepo, deh.

.
.
.
Demikianlah kata-kata Mutiara Ai En Yu yang keren banget. Jangan lupa baca Kata-kata Mutiara sebelumnya : Kata-Kata Mutiara Novel Dunia Sophie Karya Jostein Gaarder

Nantikan terus kata-kata mutiara keren hanya di Blog Kata-kata Mutiara Lintang Empat lawang.
Read More
loading...