loading...

Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas karya Andrea Hirata

Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas karya Andrea Hirata  - Buku ini merupakan buku kedua atau sambungan dari Padang Bulan.. Dalam novel ini diceritakan budaya masyarakat di Belitong yang suka nongkrong di warung kopi sambil minum kopi, membual, mengkritik dan main catur, Budaya nongkrong ini mungkin sebagai media rekreasi setelah lelah bekerja seharian sambil sekaligus mencari inspirasi untuk menemukan lading tambang yang baru…(Edy)

Berikut ini kata-kata mutiara Novel Cinta di dalam gelas karya Andrea Hirata yang dilansir dari Goodreads.com :



“Beri aku sesuatu yang paling sulit, aku akan belajar!” - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“aku belajar menaruh hormat kepada orang yang menegakkan martabatnya dengan cara membuktikan dirinya sendiri, bukan dengan membangun fikiran negatif tentang orang lain.” - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“aku tak habis mengerti, mengapa orang-orang gampang sekali mengata-ngatai pemerintah. Kalau bicara, sekehendak hatinya saja. Apa mereka kira gampang mengelola negara? Mengurusi ratusan juta manusia? Yang semuanya tak bisa diatur. Kalau mereka sendiri yang disuruh mengurusi negara, takkan becus juga!” - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“Mereka yang menghirup kopi pahit umumnya bernasib sepahit kopinya. Makin pahit kopinya, makin berlika-liku petualangannya. Hidup mereka penuh intaian mara bahaya. Cinta? Berantakan. Istri? Pada minggat. Kekasih? Berkhianat di atas tempat tidur mereka sendiri! Bayangkan itu. Bisnis? Mereka kena tipu. Namun, mereka tetap mencoba dan mencipta. Mereka naik panggung dan dipermalukan. Mereka menang dengan gilang-gemilang lalu kalah tersuruk-suruk. Mereka jatuh, bangun, jatuh, dan bangun lagi. Dalam dunia pergaulan zaman modern ini mereka disebut para player.” - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“Darinya, aku mengambil filosofi bahwa belajar adalah sikap berani menantang segala ketidakmungkinan; bahwa ilmu yang tak dikuasai akan menjelma di dalam diri manusia menjadi sebuah ketakutan. Belajar dengan keras hanya bisa dilakukan oleh seorang yang bukan penakut. - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“Hukum karma pasti berlaku, Boi," kata Paman dengan serius.
"Maka jangan kau nakal dan jahat, ya. Nanti kau kena hukum karma." Aku mengangguk angguk dengan takzim. Kusimpan benar pelajaran itu.”  - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“Makin pahit kopinya, makin berlika-liku petualangannya." - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“Tak tergenggam
Cinta, ditaburkan dari langit
Pria dan wanita menengadahkan tangan
Berebut-rebut menangkapnya
Banyak yang mendapat seangkam
Banyak yang mendapat segantang
Semakin banyak
Semakin tak tergenggam” - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“Karena lelaki Melayu gemar berlama-lama di warung kopi, dan yang mereka lakukan di sana selain minum kopi dan menjelek-jelekkan pemerintah adalah main catur, maka kejuaraan catur 17 Agustus amat digemari dan tinggi gengsinya di kampung kami, tak kalah dari sepak bola. - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

“Kopi adalah minuman yang ajaib, setidaknya bagi lidah orang Melayu, karena rasanya dapat berubah berdasarkan tempat. Keluhan istri soal suami yang tak mau minum kopi di rumah - padahal bubuk kopinya sama seperti di warung kopi - adalah keluhan turun temurun. Alasan kaum suami kompak, bahwa kopi yang ada di rumah tak seenak kopi di warung. - Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas 

Demikianlah kata-kata mutiara Novel Cinta di dalam gelas karya Andrea Hirata. Nantikan terus kata-kata mutiara keren lainnya hanya di blog kata-kata mutiara lintang empat lawang.

Baca juga kata-kata mutiara sebelumnya : Kata-Kata Mutiara Shingeki No Kyojin Terbaik dan Pilihan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kata-Kata Mutiara Novel Cinta Di Dalam Gelas karya Andrea Hirata "

Post a Comment

Tolong berkomentar sesuai kata-kata mutiara di atas, jangan melakukan spam. Terima kasih..

loading...