loading...

Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa

Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa - Hai sahabat Kata-Kata Mutiara Lintang empat Lawang. Setelah barusan admin memposting Kata-Kata Mutiara tentang persahabatan terbaru sekarang Admin memposting  Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa.

DIKUTIP DARI WIKIPEDIA Dr.(H.C.) Ir. H. Soekarno (EREYDSukarnonama lahirKoesno Sosrodihardjo) (lahir di SurabayaJawa Timur6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 19451966. Ia memainkan peranan penting dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno adalah yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan ia sendiri yang menamainya.

Ada banyak kata-kata dari Sukarno ini yang benar-benar menggetarkan Jiwa, mungkin di blog sebelah telah lama mempostingnya, tapi bagi pembaca khusus Blog ini, berikut admin posting lagi Kata-Kata Mutiara Sukarno yang menggetarkan jiwa. Yuk dibaca :


Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan
Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan

Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa


“Kami menggoyangkan langit, menggempakan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2 ½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita” ― Sukarno

 “Bebek berjalan berbondong-bondong, akan tetapi burung elang terbang sendirian.” 
― Sukarno Indonesia Menggugat: Pidato Pembelaan Bung Karno di Muka Hakim Kolonial

“This country, the Republic of Indonesia, does not belong to any group, nor to any religion, nor to any ethnic group, nor to any group with customs and traditions, but the property of all of us from Sabang to Merauke!” ― Sukarno
“I hate imperialism. I detest colonialism. And I fear the consequences of their last bitter struggle for life. We are determined, that our nation, and the world as a whole, shall not be the play thing of one small corner of the world” 
― Sukarno

“Apa yang sudah disepakati secara politik, jangan pernah diperdebatkan secara estetis.” ― Sukarno

“ Learning without thinking is useless, but thinking without learning is very dangerous! ” 
― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

“Apabila dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun” ― Sukarno

“Insinyur (Sarjana) yang bekerja pada orang lain itu (masuk dalam golongan) proletar. Karena ia menjual tenaganya (kepada orang lain) dan alat alat produksi yang dia gunakan untuk bekerja bukan menjadi hak miliknya.” 
― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.”― Sukarno

“Nasionalis yang sedjati, jang nasionalismenya itu bukan timbul semata-mata suatu copie atau tiruan dari nasionalisme barat akan tetapi timbul dari rasa tjinta akan manusia dan kemanusiaan” 
― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

“Kalau perempuan itu baik, maka jayalah negara. Tetapi kalau perempuan itu buruk, maka runtuhlah negara” ― Sukarno

“Dalam tahun 1882 Ernest Renan telah membuka pendapatnja tentang faham "bangsa" itu. "Bangsa" itu menurut pudjangga ini ada suatu njawa, suatu azas-akal, jang terdjadi dari dua hal: pertama-tama rakjat itu dulunja harus bersama-sama mendjalani suatu riwayat; kedua rakjat itu sekarang harus mempunjai kemauan, keinginan hidup mendjadi satu. Bukannja djenis (ras), bukannja pula batas-batas negeri jang mendjadikan "bangsa" itu.” 
― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

“Bangsa itu adalah suatu persatuan perangai jang terdjadi dari persatuan hal-ichwal jang telah didjalani oleh rakjat itu.” ― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

“Nasionalisme itu jalah suatu itikad; suatu keinsyafan rakjat bahwa rakjat itu ada satu golongan, satu "bangsa"!” ― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

“Bahwa jang menjebabkan kolonisasi itu bukanlah keinginan pada kemasjhuran, bukan keinginan melihat dunia-asing, bukan keinginan merdeka, dan bukan pula oleh karena negeri rakjat jang mendjalankan kolonisasi itu ada terlampau sesak oleh banjaknja penduduk, sebagai jang telah diadjarkan oleh Gustav Klemm, akan tetapi asalnja kolonisasi ijalah teristimewa soal rezeki.” ― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

“Jang pertama-tama menjebabkan kolonisasi jalah selamanja kekurangan bekal-hidup dalam tanah-airnja sendiri, begitulah Dietrich Schafer berkata. Kekurangan rezeki, itulah jang mendjadi sebab rakjat-rakjat itu mendjajag negeri-negeri, dimana mereka bisa mendapat rezeki itu. Itulah pula jang membikin "ontvoogding"-nja negeri-negeri djadjahan oleh negeri-negeri jang mendjadjahnja itu, sebagai suatu barang jang sukar dipertjajainja. Orang tak akan gampang-gampang melepaskan bakul-nasinja, djika pelepasan bakul itu mendatangkan matinja!” 
― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

“Jang mendatangkan pemberontakan-pemberontakan itu biasanja bagian-bagian jang terketjil, dan bagian-bagian jang terketjil sekali.” ― SukarnoDi Bawah Bendera Revolusi : Jilid 1

Demikianlah Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa,  mari kita do'akan semoga almarhum beliua dan seluruh pahlawan diterima di sisi Allah swt dan diberikan surga terbaiknya .. Aamiin.. Nantikan terus kata-kata Mutiara terbaru lainnya yah.. Untuk kata-kata Mutiara orang-orang besar anda bisa baca disini


Tag : Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa,Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa, Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa. 

kata-kata mutiara soekarno

kata kata mutiara soekarno tentang cinta
kata kata mutiara soekarno tentang pemimpin
kata mutiara soekarno tentang pendidikan
kata mutiara soekarno tentang wanita
kata mutiara soekarno tentang pemuda
kata mutiara soekarno tentang pancasila
kata mutiara soekarno tentang sejarah
kata mutiara soekarno tentang perjuangan


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kata-Kata Mutiara Sukarno yang Menggetarkan Jiwa"

Post a Comment

Tolong berkomentar sesuai kata-kata mutiara di atas, jangan melakukan spam. Terima kasih..